Jurnal Teknologi dan Manajemen http://jurnal.stmi.ac.id/index.php/jtm <p><strong>Jurnal Teknologi dan Manajemen</strong> adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh <strong>Politeknik STMI Jakarta</strong> dan membahas tren terkini tentang manajemen industri. Ruang kanjian Jurnal Teknologi dan Manajemen adalah pada bidang: 1. Industrial Engineering, 2. Manufacture Engineering, 3. Quality Engineering, 4. Production Planning and Inventory Control, 4. Logistics, 5. Procurement, 6. Polymer Chemistry, 7. Marketing and Finance, 8. Human Resource Management, 9. Information System, 10. IT Governance, 11. Enterprise Resource Planning, 12. Artificial Intelligence, 13. E-Business, 14. Design and Technology Tooling in Manufacturing. JTM menerbitkan makalah penelitian, makalah teknis, makalah konseptual, dan laporan studi kasus. Naskah artikel diterbitkan setelah melalui proses peer-review yang menyeluruh. Edisi pertama JTM diterbitkan pada tahun 2006. Publikasi jurnal dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M) di Politeknik STMI Jakarta, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia sebagai penerbit dan membahas tren terkini tentang manajemen industri. Makalah yang diterima bisa dalam <strong>Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris</strong>.</p> Politeknik STMI Jakarta en-US Jurnal Teknologi dan Manajemen 1693-2285 Analisis Dan Desain Meja Kerja Menggunakan Macroergonomic Analysis And Design Pada PT. Control Systems Para Nusa http://jurnal.stmi.ac.id/index.php/jtm/article/view/39 <p>Kenyamanan pekerja dalam melakukan produksi merupakan salah satu kunci kinerja dan kelancaran produksi. Keluhan fisik yang dialami teknisi perakitan pada PT.Control Systems Arena Para Nusa tentu dapat mengganggu kenyamanan pekerja. Untuk itu dalam penelitian ini telah dilalukan analisis dan perancangan meja kerja untuk mendukiung sistem kerja yang baik. Metode <em>macroergonomic anaylsis and design</em> (MEAD) telah digunakan dalam penelitian ini, didukung <em>Standard Nordic Questionnaire</em> (SNQ) dalam memperoleh data keluhan pekerja. Kemudian dilakukan penilaian postur kerja menggunakan metode <em>Rapid Entire Body Assesment</em> (REBA) dan pengukuran antropometri untuk mendapatkan spesifikasi desain meja kerja. Berdasarkan hasil penenelitian menggunakan kerangka metode MEAD maka diperoleh rancangan meja kerja berbentuk persegi<em>. </em>Spesifikasi meja kerja tersebut bersifat <em>adjustable</em> dengan tinggi meja 102.3 cm, panjang meja 116.17 cm, dan lebar meja 82.33 cm. Penelitian ini hanya sampai pada desain gambar, maka terbuka peluang untuk penelitian lanjutan dalam membuat <em>prototype</em> meja kerja dan pengaruhnya terhadap sistem kerja perusahaan.</p> Rachmad Suhartono Endang Suhendar Deny Wibisono Copyright (c) 2022 Jurnal Teknologi dan Manajemen https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-08-14 2022-08-14 20 2 81 88 10.52330/jtm.v20i2.39 Tinjauan Sistematis dan Analisis Penilaian Risiko Pada Proyek Konstruksi Jalan http://jurnal.stmi.ac.id/index.php/jtm/article/view/53 <p>Cedera dan kecelakaan terkait konstruksi di AS 50% lebih tinggi daripada di industri lain mana pun. Di Jepang merupakan 40% dari total kecelakaan, 45% di Irlandia dan 25% di Inggris Situasi yang lebih parah tercatat di negara berkembang. Kecelakaan kerja dan tingkat kematian di Timur Tengah telah dilaporkan menjadi 18,6 per 100.000 pekerja, dibandingkan dengan 4,2 per 100.000 pekerja di ekonomi mapan. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk menganalisis dan meninjau secara sistematis penilaian resiko pada proyek konstruksi jalan serta mengidentifikasi faktor keberhasilan dan kepentingannya. Metode yang digunakan adalah pemilihan sumber data, penyaringan publikasi dan survei perbandingan berpasangan. Hasil pen0elitian ini mengidentifikasi Penerapan metode seperti kontrak AB, design-build (DB), insentif/disinsentif (I/D), bonus tanpa alasan (NEB), dan lump sum (LS).</p> Ahmad Barri Riza Septia Prawina Humiras Hardi Purba Copyright (c) 2022 Jurnal Teknologi dan Manajemen https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-08-14 2022-08-14 20 2 89 102 10.52330/jtm.v20i2.53 Analisis Penerapan Manajemen Laboratorium Prodi Teknik Kimia Polimer Politeknik STMI Jakarta http://jurnal.stmi.ac.id/index.php/jtm/article/view/55 <p>Laboratorium yang baik memiliki manajemen laboratorium yang memadai guna untuk mengatur tujuan/visi dari laboratorium. Pada penelitian ini, dilakukan analisis manajemen laboratorium Program Studi Teknik Kimia Polimer, Politeknik STMI Jakarta. Analisis ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana penerapan manajemen laboratorium. Laboratorium ini digunakan untuk menunjang praktikum mahasiswa, penelitian mahasiswa dan dosen. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan studi literatur, wawancara dan observasi dengan pendekatan metode POAC (<em>Planning, Organizing, Actuating, Controlling</em>). Pengolahan data dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil aspek perencanaan sebesar 85%, aspek pengorganisasian sebesar 33%, aspek pelaksanaan sebesar 50% dan untuk aspek pengawasan sebesar 50%. Walaupun dari aspek perencanaan sudah baik dengan nilai 85% namun untuk aspek lainnya seperti pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan memiliki nilai kurang atau sama dengan 50%.</p> Silvia Silvia Fitria Ika Aryanti Copyright (c) 2022 Jurnal Teknologi dan Manajemen https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-08-14 2022-08-14 20 2 103 108 10.52330/jtm.v20i2.55 Pengukuran Beban Kerja Karyawan Dengan Metode Defence Research Agency Workload Scale dan Full Time Equivalent di PT Raja Ampat Indotim http://jurnal.stmi.ac.id/index.php/jtm/article/view/58 <p>Pengaruh beban kerja cukup dominan terhadap kinerja sumber daya manusia yang bersifat mental dan fisik. Salah satu cara untuk mengetahui tingkat performansi kerja yang baik perlu dilakukannya pengukuran kinerja pada setiap perusahaan. Oleh karena itu perlu dilakukan pengukuran beban kerja untuk memperhitungkan kebutuhan karyawan agar dapat memenuhi target produksi dengan mempertimbangkan beban kerja setiap pekerja nya agar kinerja yang di lakukan memenuhi target yang maksimal untuk perusahaan. PT Raja Ampat Indotim merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang manufaktur yang memproduksi alat-alat mesin perontok padi pertanian, Sistem produksi perusahaan PT.Raja Ampat Indotim yaitu make to order. Dalam memproduksi mesin perontok padi tersebut terjadi penumpukan pada sisi permintaan produk. Dari permintaan pesanan dan kemampuan produksi PT Raja Ampat Indotim terlihat bahwa terjadi penumpukan permintaan yang tidak terpenuhi oleh Perusahaan ini. Melalui pengukuran beban kerja pegawai, maka akan diketahui apakah beban kerja seorang pegawai sudah optimal atau sudah berlebihan, dimana akan berpengaruh terhadap hasil kinerja pegawai yang dihasilkan. Berdasarkan hasil perhitungan dengan metode DRAWS diketahui variabel score Input Demand sebesar 24,17%, Output Demand Sebesar 24,86 dan Control Demand Sebesar 53,27% rata rata keseluruhan 4 pekerja bersifat overload (&gt;60%) dan 2 pekerja bagian produksi bersifat optimal load (41%-60%). Untuk posisi kerja yang baik dan aman, peneliti mengusulkan pada bagian produksi agar pada saat bekerja dengan waktu yang sudah ditentukan, sehingga dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan minim menimbulkan keluhan rasa sakit atau cidera yang berlebihan pada seluruh karyawan bagian produksi.</p> Fauzan Ahmad Karim Endang Suhendar Puji Suharmanto Copyright (c) 2022 Jurnal Teknologi dan Manajemen https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-08-14 2022-08-14 20 2 109 118 10.52330/jtm.v20i2.58 Analisis Pengendalian Kualitas Produk Roti Menggunakan Metode Good Manufacturing Practices (GMP) Dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) Pada UKM Ahnaf Bakery http://jurnal.stmi.ac.id/index.php/jtm/article/view/61 <p>UKM Ahnaf Bakery adalah salah satu usaha di bidang olahan pangan yang memproduksi roti. Usaha roti ini berdiri di Kecamatan Gunungputri Kabupaten Bogor selama 2 tahun terakhir. Permasalahan yang terjadi pada UKM Ahnaf Bakery penulis mengamati masih tidak memenuhi pedoman GMP dari hasil observasi awal ditemukan beberapa aspek GMP yang tidak memenuhi seperti aspek bangunan dan fasilitas, karyawan, pemeliharaan dan sanitasi hingga penyimpanan. Permasalahan yang terkait dengan sanitasi ditinjau dari pelaksanaan SSOP di UKM Ahnaf Bakery misalnya dalam hal jaminan kebersihan yang belum memadai dengan belum adanya kontrol dan pemeriksaan laboratorium terhadap air yang digunakan untuk produksi dan belum adanya pengecekan kesehatan karyawan. Selain itu pihak UKM Ahnaf Bakery juga belum dapat menerapkan sistem HACCP karena beberapa kendala seperti masih terbatasnya kualitas sumber daya manusia yang memahami sistem manajemen HACCP. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis penerapan GMP dan SSOP di UKM Ahnaf Bakery, serta mengidentifikasi potensi resiko dan bahaya pada tahapan proses produksi roti UKM Ahnaf Bakery dengan menggunakan sistem HACCP terhadap persyaratan standar yang telah ditentukan oleh pemerintah, yang selanjutnya dirumuskan rekomendasi alternatif strategi pengendalian kualitas yang harus dilakukan sebagai upaya perbaikan dalam menjamin kualitas dan keamanan roti di UKM Ahnaf Bakery. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan didapatkan pelaksanaan GMP pada produksi Roti di UKM Ahnaf Bakery memiliki kategori Cukup Memenuhi (Sedang) dengan hasil penilaian rata-rata penerapan GMP sebesar 62 %. Penerapan SSOP pada produksi Roti di UKM Ahnaf Bakery memiliki kategori Cukup Memenuhi (Sedang) dengan hasil penilaian rata-rata penerapan SSOP sebesar 53,33%. Pada analisa bahaya untuk menentukan titik kendali kritis (CCP) menggunakan konsep HACCP di UKM Ahnaf Bakery didapatkan sembilan tahapan proses pembuatan roti yang dianggap sebagai CCP yaitu proses penerimaan bahan kering, penerimaan bahan lemak, pengovenan roti, pendinginan roti, pembuatan krim, penyimpanan krim, pemberian krim dan toping, pengemasan dan penyimpanan produk akhir. Rekomendasi alternatif strategi pengendalian kualitas produk roti yang dirumuskan berdasarkan hasil penelitian antara lain penerapan aplikasi GMP, SSOP dan HACCP, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan karyawan, meningkatkan pengawasan mutu bahan baku, pemeliharaan mesin dan peralatan produksi dan meningkatkan pengawasan dan pengendalian kinerja produksi.</p> Amalia Nurrahmah Sri Hartini Prita Pantau Putri Santosa Copyright (c) 2022 Jurnal Teknologi dan Manajemen https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-08-14 2022-08-14 20 2 119 132 10.52330/jtm.v20i2.61 Analisis Lean Manufacturing Produk Keramik dengan Pendekatan VALSAT dan Pemodelan DES Pada PT. Perkasa Primarindo http://jurnal.stmi.ac.id/index.php/jtm/article/view/63 <p>PT. Perkasa Primarindo merupakan perusahaan manufaktur di bidang industri keramik. Permasalahan yang terjadi di PT. Perkasa Primarindo yaitu yaitu kemampuan perusahaan yang tidak optimal dalam memenuhi target produksi yang dipengaruhi oleh kualitas produk dan waktu produksi hingga ke tangan konsumen keramik akibat banyaknya cacat yang disebabkan antara lain ketergantungan beberapa proses produksi pada kondisi cuaca. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pemborosan berupa aktivitas-aktivitas yang terjadi dalam produksi. Metode yang digunakan yaitu metode VALSAT dan pemodelan DES dengan menggunakan <em>software Flexsim</em> 6.0 untuk mengatasi pemborosan yang terjadi di PT. Perkasa Primarindo. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, hasil <em>waste assessment model</em> pemborosan yang dominan terjadi adalah <em>waste defect</em> sebesar 20,29%, <em>waste transportation</em> sebesar 18,39% dan <em>waste inventory</em> sebesar 13,00%. Berdasarkan hasil <em>output</em> VALSAT yaitu <em>mapping tools</em> yang terpilih untuk mengeliminasi pemborosan dominan adalah PAM dengan skor 567,66. Berdasarkan analisis PAM, pada kondisi aktual kategori aktivitas NNVA memiliki persentase waktu yang cukup tinggi yaitu sebesar 46,54%, kemudian NVA sebesar 0,09% dan VA sebesar 53,38%. Pada kondisi usulan, persentase waktu aktivitas NNVA dapat dikurangi menjadi 45,16%, kemudian NVA berkurang menjadi sebesar 0%, dan VA dalam kondisi sama dengan kondisi awal. Hal ini juga didukung terjadinya penurunan <em>lead time</em> penyelesaian pada hasil simulasi model yang diusulkan, dimana pada simulasi kondisi awal <em>lead time</em> menyelesaikan proses produksi adalah 501688,39 detik menjadi 474128,13 detik pada hasil simulasi kondisi usulan. Sehingga dengan menerapkan usulan perbaikan melalui <em>process activity mapping</em>, usulan kaizen dan pendekatan simulasi dapat menurunkan 5,49% <em>lead time</em> penyelesaiannya dari kondisi awal.</p> Daisy Fannysia Sri Hartini Prita Pantau Putri Santosa Copyright (c) 2022 Jurnal Teknologi dan Manajemen https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-08-14 2022-08-14 20 2 133 148 10.52330/jtm.v20i2.63 Analisis Kepuasan Pelanggan Servis Pada Dealer Mobil 3S http://jurnal.stmi.ac.id/index.php/jtm/article/view/64 <p>Persaingan bisnis di bidang otomotif khususnya kendaraan roda empat berlangsung cukup ketat antar perusahaan khususnya <em>dealer</em> mobil terkait hal memberikan pelayanan yang terbaik untuk memuaskan pelanggan. Salah satu pelayanan <em>dealer</em> mobil yang diberikan adalah pelayanan jasa servis bagi para pelanggan untuk merawat kendaraannya. PT Batavia Bintang Berlian adalah perusahaan <em>dealer</em> mobil dengan operasi bisnis 3S <em>(Sales, Service, Sparepart). </em>Perusahaan tersebut menghadapi permasalahan yaitu rendahnya tingkat kepuasan pelanggan pengguna mobil Mitsubishi Pajero yang disebabkan karena masih adanya keluhan dari pelanggan terkait kualitas pelayanan dan harga <em>servis</em>. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan harga servis baik secara parsial maupun simultan terhadap kepuasan pelanggan pengguna mobil Mitsubishi Pajero pada <em>Dealer</em> PT Batavia Bintang Berlian. Penelitian ini menggunakan variabel independen yaitu kualitas pelayanan (X1) dan harga servis (X2), serta variabel dependen yaitu kepuasan pelanggan (Y). Sampel pada penelitian ini sebanyak 82 responden yang merupakan pelanggan pengguna mobil Mitsubishi Pajero dan menggunakan jasa servis pada <em>Dealer</em> PT Batavia Bintang Berlian. Penentuan sampel dilakukan dengan <em>probability sampling</em> dengan teknik <em>simple random sampling.</em> Metode analisis pengaruh yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan (X1) berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kepuasan pelanggan (Y). Harga servis (X2) berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kepuasan pelanggan (Y). Kualitas pelayanan (X1) dan harga servis (X2) berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap kepuasan pelanggan.</p> Fitra Aprilindo Sase Nidya Macika Lysandra Copyright (c) 2022 Jurnal Teknologi dan Manajemen https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-08-29 2022-08-29 20 2 149 156 10.52330/jtm.v20i2.64 Unjuk Kerja Kondisi Akustik Ruang Kelas Pembelajaran: Desain Faktorial Umum http://jurnal.stmi.ac.id/index.php/jtm/article/view/70 <p>Kinerja akustik di ruang kelas memiliki peranan penting dalam berinteraksi saat kegiatan belajar mengajar. Untuk mendapatkan kondisi kelas yang efektif diperlukan sebuah ruang kelas yang dapat memenuhi kriteria ruangan yang baik. Adapun salah satu faktor yang mempengaruhi kegiatan pembelajaran yaitu faktor lingkungan. Faktor lingkungan digambarkan sebagai keadaan dan suasana ruang kelas yang dipengaruhi oleh faktor kebisingan, pencahayaan, suhu dan lainnya yang dapat menganggu. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi faktor apa yang memiliki pengaruh signifikan terhadap intensitas suara di ruang kelas dengan menggunakan desain faktorial umum. Desain faktorial umum digunakan untuk menentukan semua kemungkinan efek kombinasi dari masing-masing faktor. ANOVA selanjutnya digunakan untuk menganalisis faktor yang signifikan dan interaksi antar faktor tersebut. Faktor yang menjadi pertimbangan dalam penelitian ini adalah faktor frekuensi dan kondisi pendingin ruangan. Berdasarkan penelitian ini, faktor frekuensi menjadi faktor yang paling signifikan mempengaruhi tingkat intensitas suara dengan menggunakan taraf signifikansi 5%. Pendingin ruangan juga memiliki pengaruh terhadap tingkat intensitas suara ketika suhu diatur menjadi sangat rendah yang mengakibatkan kompresor pendingin ruangan akan bekerja lebih keras dan menghasilkan tingkat kebisingan tertentu. Terkait dengan kondisi tersebut maka diperlukan pengeras suara tambahan yang didesain khusus untuk ruang kelas agar kegiatan belajar mengajar menjadi lebih efektif terutama dalam penyampaian informasi. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan melakukan perancangan ulang ruangan berdasarkan data dari penelitian ini.</p> B. Handoko Purwojatmiko Dianasanti Salati Copyright (c) 2022 Jurnal Teknologi dan Manajemen https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-08-29 2022-08-29 20 2 157 164 10.52330/jtm.v20i2.70 The Effect Of Price Perception And Personal Selling On Car Purchase Decisions At PTArista Jaya Lestari – Wuling Jayakarta http://jurnal.stmi.ac.id/index.php/jtm/article/view/68 <p>This research aims to determine the effect of price perception and personal selling both partially and simultaneously on Car Purchase Decision at PT Arista Jaya Lestari – Wuling Jayakarta. This study uses the independent variables price perception (X1) and personal selling (X2) as well as the dependent variable purchasing decisions (Y). This analysis uses quantitative methods using probability sampling with simple random sampling techniques. The analytical method used is multiple linear regression analysis. The data obtained is the result of primary data from distributed questionnaires and interviews and secondary data obtained from companies, books, previous journals, and articles. The sample used to fill out the questionnaire using a likert scale in this study was 83 respondents who are consumers who have made purchases Wuling car at PT Arista Jaya Lestari - Wuling Jayakarta. The data analysis used was validity and reliability test, classical assumption test, coefficient of correlation and determination test, linear multiple regression analysis, and hypothesis testing. The study's conclusion shows that price perception and personal selling simultaneously and partially have a positive and significant effect on Car Purchase Decisions at PT Arista Jaya Lestari – Wuling Jayakarta.</p> Marison Sitorus Calista Syahla Copyright (c) 2022 Jurnal Teknologi dan Manajemen https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-08-31 2022-08-31 20 2 165 170 10.52330/jtm.v20i2.68